Kamera tiga dimensi (3D) pertama di dunia diluncurkan Selasa, 17 Agustus 2010 oleh salah satu perusahaan fotografi terbesar di dunia, FujiFilm.

Hasil bidikan kamera yang diberi nama FinePix Real 3D W3 bisa dicetak dalam kertas tiga dimensi yang bisa ditempel di album foto keluarga — atau langsung bisa dilihat dari fasilitas display yang menyatu dengan kamera.

Istimewanya, tak seperti film 3D di bioskop, tak butuh kaca mata khusus untuk mendapatkan efek 3D.

Kamera FujiFilm ini mengambil dua foto secara simultan alias bersamaan dari dua lensa yang terpisah –dalam jarak sama dengan dua mata manusia.

Menggunakan teknologi ‘lenticular’ — tampilan mata kanan dan kiri yang terpisah dijalin dalam permukaan yang berkerut untuk menciptakan ilusi steoroskopik.

Metode ini telah digunakan sejak tahun 1940-an dalam stiker, misalnya, yang menampilkan dua frame animasi sederhana — seperti berkedip.

Teknologi lama ini sekarang digunakan dalam produk konsol game dan poster 3D.

Kamera baru ini dilengkapi kamera video high-definition 3D, yang memungkinkan pengguna menonton hasil bidikannya di televisi 3D.

Kamera FinePix Real 3D W3 akan dijual mulai September dengan harganya sekitar  400 poundsterling atau sekitar Rp5,57 juta.
Sementara, untuk layanan cetak akan segera diluncurkan segera setelah peluncuran kamera. (sj)

| vivanews |

Iklan