Terrafugia Transition, mobil yang juga punya kemampuan untuk terbang, sedang dirancang ulang setelah tahun lalu mengudara untuk pertama kalinya.

Perubahan itu melingkupi beberapa bagian seperti perubahan pada moncongnya dan ekornya yang sebelumnya tunggal kini diganti ekor ganda. Seperti yang dikutip The Telegraph, ‘Mobil terbang‘ itu juga kini kehilangan sebagian bobotnya. Dengan bobot sebelumnya 550lb, Terrafugia kini lebih ringan 90lb menjadi 460lb.

Artinya, dengan tangki bahan bakar penuh (120lb), mobil terbang itu hanya bisa menahan beban sekira 330lb termasuk pilot, penumpang, dan muatan lain. Menurut Terrafugia semua perubahan desain itu berakar dari pembelajaran selama uji coba yang dilakukan pada 2009.Mobil terbang itu telah diakui sebagai pesawat untuk ‘olah raga ringan’ oleh otoritas penerbangan federal Amerika Serikat pada Juni (Federal Aviation Administration ), dan memiliki parasut.

Desain ulang itu juga dilakukan agar mobil terbang itu bisa memenuhi persyaratan kendaraan jalan raya di AS yakni adanya “crumple zone” yang menyerap energi benturan serta kabin kokoh. Hebatnya lagi, Terrafugia bisa melipat sayapnya ketika melaju di daratan, serta mudah untuk diparkir di garasi biasa atau ketika pengemudi memutuskan untuk mengambil jalan darat ketika cuaca sedang buruk untuk terbang. Mobil terbang itu rencananya mulai dipasarkan tahun depan akan tetapi proses rancang ulang itu memaksa Terrafugia menundanya paling cepat akhir 2011. (Telg/Ant)
| liputan6 |

Iklan