Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, berencana membangun gedung-gedung parkir untuk mengatasi kemacetan yang disebabkan karena banyaknya mobil yang parkir di pinggir jalan.

Selain akan dibangun di setiap 0,5 kilometer di jalur ramai, pengaturan parkir juga akan ditangani oleh “robot parkir”. Tukang parkir robot ini akan dibuat dengan menggandeng ahli transportasi Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Nantinya gedung parkir itu akan menggunakan robot parkir untuk mengatur kendaraan yang parkir,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Prijo Soebiandono, di Plaza Balai Kota Bandung, Rabu (28/7).

Untuk mempersiapkan masalah ini, menurut dia, survei sudah dilakukan satu bulan yang lalu oleh ITB. Dari survei itu, kata dia, disimpulkan bahwa setiap radius 0,5 km akan dibangun gedung parkir.

Saat ini, kata dia, ada 128 titik tempat parkir resmi yang menggunakan badan jalan. Akibatnya banyak kendaraan yang parkir di jalan. “Itu belum badan jalan yang dijadikan tempat parkir liar.”

Ia berharap, dengan pembuatan gedung parkir tersebut kemacetan akan berkurang. “Mudah-mudahan tahun 2011 pembangunan gedung parkir ini bisa dimulai,” katanya.
| tempo |