Meski pasar ponsel Indonesia kini tengah diramaikan ponsel berdesain candybar horizontal plus keyboard Qwerty, secara global, ponsel layar sentuh jauh lebih digemari ketimbang ponsel Qwerty atau keypad konvensional 12-tombol.

Preferensi tersebut terungkap dari hasil penelitian yang dilakukan oleh lembaga riset Canalys per kuartal pertama 2010, yang dikutip VIVAnews dari laman GSM Arena, Mei silam.

Dibandingkan ponsel lainnya, bagi sebagian besar pengguna global menganggap ponsel layar sentuh lebih prestisius. Alasan itu pula yang membuatnya digemari dan mencatat pertumbuhan pesat beberapa bulan terakhir, terutama di koridor smartphone atau ponsel pintar.

Sepak terjang ponsel layar sentuh ditandai dengan munculnya ponsel PDA (personal digital assistant) yang perlahan-lahan meluas di akhir era ’90-an. Popularitasnya memuncak pada awal tahun 2000-an.

Lantas disusul ponsel-ponsel pintar yang menyempurnakan teknologi PDA di pertengahan era 2000-an, tepatnya tahun 2004-2006, misalnya dengan kelahiran teknologi multi-touch screen dan bisa menggunakan tangan, tanpa stylus.

Tak dipungkiri iPhone, iPod Touch, dan Palm Pre, menjadi produk terobosan yang diikuti jejaknya oleh produsen lain sehingga membuat kategori ponsel ini menjadi populer dalam waktu singkat.

Hari ini, Telegraph mempunyai tiga ponsel layar sentuh terbaik pilihannya. Menimbang berbagai faktor, mulai dari kemampuan, desain, fitur, hingga kenyamanan pengguna, harian asal Inggris itu akhirnya menunjuk Google Nexus One, Samsung Galaxy S, dan iPhone 4 16GB sebagai tiga ponsel teratas.
1. Google Nexus One

Ponsel perdana besutan Google, yang kini telah mendukung sistem operasi yang juga dikembangkan oleh perusahaan dan komunitasnya, yaitu Android 2.2 (Froyo). Artinya, smartphone yang diproduksi oleh HTC ini telah men-support website Flash dan akses Wi-Fi.

Baterai: bicara hingga 7 jam, standby hingga 250 jam
Resolusi dan ukuran layar: AMOLED capacitive 480×800, 3,7 inci
Dimensi: 11,9 x 6 cm
Sistem operasi: Android 2.2 (Froyo)
Berat: 130 gram
Memori: 1024mb on-board, memory card 4GB
Kamera: 5 megapiksel
Harga: Rp5 juta – Rp5,2 juta
Rating Telegraph: 4/5

2. Samsung I9000 Galaxy S

 Wujud ponsel layar sentuh terbaik sekaligus terbaru dari produsen asal Korea Selatan. Hadir dengan Android 2.1 (Eclair) membuatnya lebih berkelas, tak kalah bila disejajarkan dengan Nexus One. Menariknya, Samsung mempunya kios widget sendiri di samping kios aplikasi Google, sehingga pilihan untuk konsumen semakin variatif.

Baterai: aktif 769 menit (2G), aktif 391 menit (3G), standby 750 jam (2G), 625 jam (3G)
Resolusi dan ukuran layar: Super AMOLED capacitive 480×800, 4 inci
Dimensi: 12,2 x 6,4 cm
Sistem operasi: Android 2.1 (Eclair)
Berat: 119 gram
Memori: 16GB flash, plus slot SD card 32GB
Kamera: 5 megapiksel
Harga: Rp6,8 juta – Rp7,2 juta
Rating Telegraph: 4/5

3. Apple iPhone 4 16GB

iPhone versi terbaru ini memang menuai ribuan kritik karena banyak isu teknis, namun kehadirannya di jajaran ponsel layar sentuh tetap memuaskan. Ketajaman layarnya sangat luar biasa, dilengkapi berbagai aplikasi asli Apple yang sangat bermanfaat bagi pengguna.

Baterai: bicara hingga 14 jam, standby 300 jam, browsing 3G enam jam
Resolusi dan ukuran layar: TFT capacitive 640×960, 3,5 inci
Dimensi: 11,5 x 5,8 cm
Sistem operasi: iOS 4.0
Berat: 137 gram
Memori: flash 16GB atau 32GB
Kamera: 5 megapiksel (720p)
Harga: Rp5,8 juta – Rp6,2 juta
Rating Telegraph: 4/5
| VIVAnews |