Bagi Cokelat ngeband layaknya seperti orang pacaran. Bisa jadian, bisa juga putus. Sama halnya saat dirasakan ketika Kikan mengundurkan diri menjadi vokalis. Edwin sang gitaris dan Ronny pembetot bass tidak kaget lagi saat Kikan menyatakan tidak bisa mengikuti jadwal Cokelat.

“Kikan bilang ke saya, dia kan sudah single parent dan dia udah nggak punya waktu lagu untuk membagi waktu dengan jadwal Cokelat yang padat. Dia ingin mengurus anaknya, dan kita pikir dia seorang ibu yang punya tanggung jawab. Susah ya, kalau kita kan bapak-bapak, kalau keluar rumah kan masih ada istri. Kalau Kikan beda ya, jadi ya sudah lah, mungkin ada hal yang perlu jadi prioritas dia, dan buat kita nggak ada salahnya. Jadi win-win (solution) lah. Cokelat harus tetap jalan,” urai Ronny.

Kikan sendiri menyatakan mundur sekitar bulan Maret lalu dan persisnya Cokelat resmi tidak bersama Kikan sejak akhir bulan Juni. “Jadi kondisinya Kikan mengundurkan diri. kenapa akhirnya kami mengerti, karena (jika dilanjutkan) mungkin malah menjadi sesuatu yang menyulitkan dia untuk selalu mengikuti kegiatan Cokelat dimana bisa jadi, dia tidak jadi maksimal untuk mengurus anak dan tidak maksimal di Cokelat. Akhirnya dia memilih mengundurkan diri, kami sangat mengerti, itu memang alasan alamiah yang tidak bisa dipaksakan,” sambung Edwin.

Ronny juga mengaku tidak kaget dengan keputusan yang diambil Kikan untuk resign dari band yang sudah berdiri selama 14 tahun tersebut. “Sebenarnya nggak kaget ya, karena bermusik itu kan seperti ada satu aura yang nggak bisa kita lihat tapi bisa kita rasa. Itu sudah kerasa banget. Terasa perubahannya lah, ada sesuatu yang ganjil, ngeband kan kayak orang pacaran,” tandasnya.

Kikan sudah benar-benar diikhlaskan oleh Cokelat. Mereka juga sudah menemukan pengganti yang dirasa tepat lewat audisi yakni Sarah Hadju alias Sarah Idol. Dan walaupun akhirnya Kikan memiliki side project, Cokelat pun tidak akan mempermasalahkannya.

“Kalau untuk itu kita nggak tahu ya. Pernyataan resmi dia ke kita masalah itu (single parent). Kalau punya side project di luar, kasarannya bukan urusan kita. Kita juga nggak ada masalah,” jelas Ronny.

“Karena kalau dia bisa menjalankan side project dia sendiri untuk moodnya dia menyanyi… Tapi kalau bicara as a band, Cokelat, tidak bisa seperti itu, dan Kikan mengerti sekali soal itu,” timpal Edwin kala disambangi di Broderland, Jl. KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Rabu (21/7) malam. sumber

Iklan