Signal Forex, Market Analysis, Forex Indicator, Forex Strategies, Forex profit, forex e-book, gadget, forex contest

Pelecehan seksual terhadap anak-anak dibawah umur semakin menjadi-jadi saja. Baru-baru ini seorang kakek bernama Sallon yang berusia 60 tahun, tega memperkosa 2 orang anak sekolah dasar. Peristiwa ini terjadi di Desa Muara, Kecamatan Klampis, Bangkalan, Madura itu melakukannya di sawah desa tersebut, Kamis (15/4/2010).

Parahnya lagi si kakek berdalih bahwa dia hanya mencoba melayani keinginan bocah tersebut, . “Saya sedang di sawah. Anak-anak itu malah mengajak saya ke sumur,” dalihnya.

Pengakuan menyebalkan ini kontras dengan kondisi para korban. Gadis-gadis ingusan itu tampak tertekan ketika diajak melapor ke kantor polisi. Bahkan ketika hendak diwawancari, FT langsung memeluk ibunya, Hj Aliyah.
Menurut Hj Aliyah, Kamis lalu anaknya menangis sepulang sekolah. Usut punya usut, FT menceritakan baru saja dipaksa kakek Sallon menemani ke sumur di sawah.

Sesampai di sumur, Sallon menggauli kedua gadis kecil itu secara bergantian. Kendati merasa kesakitan, dua gadis berparas manis ini tidak berani berteriak atau menangis, karena sang kakek terus memaksa mereka berdua. Ketika perbuatan bejat kakek ini selesai, dengan tanpa merasa bersalah, ia pergi ke sawah melanjutkan pekerjaannya.

Sementara, dua gadis cilik ini dengan tertatih-tatih berhasil pulang ke rumah masing-masing. Hj Aliyah langsung lemas mendengar cerita itu. “Ketika saya periksa, celananya ada bercak darah,” ujar Hj Aliyah di Mapolres Bangkalan.
Kontan saja, Hj Aliyah membawa putrinya ke rumah sakit agar dilakukan visum. Hasil pemeriksaan medis menyatakan, perbuatan Sallon tidak sampai merusak selaput dara korban. “Tapi kami tetap laporkan agar diberi pelajaran yang setimpal,” katanya.

Pada kesempatan sama, orangtua FA yang masih di ruang PPA Polres Bangkalan bersama korban guna menjalani pemeriksaan, tidak bisa mengungkapkan perihal yang menimpa anaknya. Sedangkan FA juga tampak terpukul.

Iklan