Sebagai penikmat sepak bola sudah seharusnya kita turut berduka atas meninggalnya pemain PKT Jumadi Abdi. Mantan pemain SEA Games yang kini gelandang PKT Bontang, Jumadi, meninggal dunia di Rumah Sakit PT Pupuk Kalimantan Timur, Kota Bontang, Minggu (15/3) pukul 09.40 Wita.

Jumadi (26) meninggal setelah dirawat sejak Sabtu (7/3). Dia harus dirawat di rumah sakit setelah berbenturan dengan pemain Persela Lamongan dalam laga lanjutan Djarum Super Liga Indonesia, Sabtu malam itu.

Benturan antara Jumadi dan Denny terjadi pada duel PKT kontra Persela Lamongan di Stadion Mulawarman, Sabtu, 7 Maret 2009.Pada pertandingan yang berakhir dengan skor 0-0 itu, Jumadi berbenturan dengan bek Persela Tarkas.

Saat benturan terjadi, kaki Tarkas mendarat di perut Jumadi dan membuat pemain berambut gondrong itu terkapar dan langsung mengerang kesakitan. Sesaat setelah kejadian, Jumadi langsung dibawa ke RS PKT Bontang. Tarkas sendiri diganjar kartu kuning oleh wasit.

Paksa benturan, Jumadi sempat menjalani operasi, Selasa, 10 Maret 2009. Namun setelah operasi kondisi Jumadi kembali drop. Dia bahkan tak sadarkan diri hingga ajal menjemput, Minggu, 15 Maret 2009.

Ya semoga aja kejadian ini tidak terukang lagi, tapi bagaimanapun itulah sebuah resiko dalam bekerja kawan, apapun pekerjaan kalian, nyawa bisa menjadi taruhannya.